Challenge 001 : Compact Houses

challenge ini terbuka untuk semua orang, tuangkan ide original anda mengenai "compact houses" dari sudut pandang apapun, silahkan tweet ide anda dengan hashtag #shc001ch atau upload gambar/foto melalui instagram dengan hastag #shc001ch. Batas akhir challenge ini tanggal 1 November 2012. selamat berkarya!!

list project
tweet

[ARSITEK] TERUNOBU FUJIMORI

Oleh : Eguh Murthi

Arsitek yang juga professor di University of Tōkyō ini memang meiliki ke-khas-an dalam desainnya. Tidak sekedar ide yang original dan unique, namun juga bisa dibilang diluar nalar. Desainnya seakan membangkitakan imajinasi kanak-kanak maupun perwujudan dari dongeng-dongeng kuno Jepang. Namun jika dicermati, sesungguhnya dalam tiap desainnya tercermin semangat arsitektur tradisional Jepang yang sangat kuat, bagaimanapun dia menyandang gelar professor.
 


(Lamune Onsen, Ōita Prefecture  2004-2005)

Awal debutnya adalah pada tahun 1970 Terunobu Fujimori membentuk Architecture Detectives bersama beberapa rekan kampusnya, mereka menelusuri kota, mencari dan memotret bangunan-bangunan (tua) bergaya barat. sebuah riset kecil namun mereka tekuni hingga 12 tahun dan akhirnya berhasil dipublikasi dalam bentuk buku: Adventures of an Architectural Detective: Tokyo (1986). Riset kecil ini cukup menarik dengan setting Tokyo dikarenakan memang semenjak Restorasi Meiji memang ada perubahan besar terutama di kota kota besar di Jepang. Dimana sebenarnya muncul dua kubu antara yang menerima pengaruh budaya barat dan ada pula yang sangat menolak. Dan penolakan akan budaya barat memang sebuaha arus besar disana, terlebih lagi pasca perang dunia kedua.

 (Jinchokan Moriya Historical Museum, Nagano Prefecture 1991)

Di tahun 1986 dia bersama Genpei Akasegawa, Shinbo Minami, Joji Hayashi, Tetsuo Matsuda membentuk ROJO Society yang mengumpulkan "serpihan" kota dari perspektif yang berbeda. Kemudian setelah sekian lama menggeluti profesi sebagai peneliti sejarah dan penulis akhirnya di usia 44tahun dia benar-benar menjadi arsitek, dengan karya pertamanya adalah Jinchokan Moriya Historical Museum. Sejak karya pertamanya ini Terunobu Fujimori mampu memperlihatkan karakter desainnya. Sangat menarik, disaat arsitek-arsitek lain berusaha membangun karakter ke-unik-an nya dengan desain yang modern, SCI-FI, hi-tech, futuristik sehingga muncul bangunan-bangunan yang seperti alien turun ke bumi, namun Terunobu Fujimori mewujudkan imajinasi yang sangat luar biasa namun dengan balutan material yang natural. Tanah liat, Kayu, batu alam, bahkan tanaman hidup pun terrangkai dalam karyanya. Pengerjaannya pun tidak membutuhkan peralatan modern karena bahkan dia hanya menggunakan potongan kayu yang dihaluskan dengan kampak. Kayu diawetkan dengan cara dibakar permukaannya dan sambungan antar kayu hanya dengan pasak kayu (sambungan semacam ini banyak juga ditemukan dalam bangunan tradisional di Indonesia). Dia pun suka membangun karyanya dengan tangannya sendiri, bahkan sendirian seperti Takasugi-an Tea House, yang dibangun olehnya, untuknya, di kota tempat tinggalnya dimasa kecil.

 (Takasugi-an Tea House, Nagano Prefecture 2003-2004)

Terunobu Fujimori mulai dikenal dunia internasional sejak keikutsertaannya bersama ROJO Society di Venice Biennale: 10th International Architecture Exhibition 2006. Mereka membawa nama Jepang dan menampilkan karya-karya Terunobu beserta maket yang terbuat dari kayu utuh yang dipahat.

(model ‘ku-an’ by hitoshi akino, 2006 - ‘ku-an’ - right angle teahouse by terunobu fujimori, 2003)

 (Coal House )

(Charred Cedar House, 2007 )

 (Grass House /Dandelion House, 1995)


 (mudboat)


Video diatas menampilkan proses pembuatan Beetles House dan disitu bisa kita lihat bagaimana proses membakar kulit luar kayu sebagai proses pengawetan, meskipun pada video diatas menggunakan alat modern namun kurang lebih sama.

sumber bacaan tambahan:
Takasugi-an Tea House,
Mudboat
Beetles House
Black Teahouse, RMIT


#arsitektursakithati

Compact House - Rumah Ringkas

PENGANTAR COMPACT HOUSE

teks oleh Auriza Salim Akbar

Menurut merriam-webster.com Compact secara bahasa dapat diartikan secara berikut:

a : having a dense structure or parts or units closely packed or joined <a compact woolen> <compact bone>

b : occupying a small volume by reason of efficient use of space <a compact camera> <a compact formation of troops>

Merangkum dari dua definisi diatas maka compact adalah suatu cara pengaturan objek yg menjadikan padat dan membutuhkan ruang yg relatif kecil. Dalam bahasa indonesia kita mengenal pengertian ini dengan istilah "ringkas". Jadi compact house dapat pula kita sebut sebagai rumah ringkas.

Berdasarkan dari pengertiannya, rumah ringkas berhubungan dengan kepadatan (density) dan volume yg kecil (small). Jadi rumah ringkas tidak berhubungan langsung dengan anggaran yg murah. Tentu saja rumah yg ringkas akan menekan anggaran, tapi anggaran bukan tujuan utama. Rumah ringkas lebih berurusan dengan gaya hidup. Gaya hidup ringkas. 

GAYA HIDUP RINGKAS

Orang yang mempunyai tanah yang besar mungkin saja mengingnkan rumah yg ringkas dan kecil agar memiliki halaman yang luas. Sedangkan untuk orang yang lahannya sangat terbatas, rumah ringkas dapat menjadi solusi agar lahan yang sangat berharga tersebut dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin tanpa mengurangi kenyamanan sebuah rumah.

Keluarga yang tinggal di rumah ringkas tidak memerlukan asisten rumah tangga untuk tinggal bersama mereka. Semua urusan rumah tangga diselesaikan dengan dibantu peralatan high tech dan ringkas. Semua keperluan berada tidak jauh dari jangkauan tangan. Lantai yang harus disapu dan dipel juga tidak luas. Hal ini meningkatkan privasi dari keluarga dan memberikan keuntungan finansial dalam jangka panjang, karena gaji asisten rumah tangga yang dipastikan akan naik setiap tahun. Mungkin akan sulit bagi orang Indonesia yang berasal dari kelas menengah keatas dan setiap harinya terbiasa dilayani oleh asisten rumah tangga terlebih harus tinggal dirumah yang ringkas jika mereka mampu membuat yang besar. Namun hal ini bukan tidak mungkin, ada seorang klien Tan Tjiang Ay yang berani melakukan hal ini. Dan terbukti ini menjadi sebuah pilihan gaya hidup yang menarik bagi mereka. Satu hal yang mereka lakukan adalah, karena Rumah mereka ringkas, mereka tidak memiliki banyak ruang untuk gudang, atau banyak permukaan dinding untuk memajang lukisan dan pajangan. Maka mereka tidak membeli barang kecuali mereka sangat ingin, padahal mereka sangat mampu.

Di negara maju, setiap orang terbiasa untuk mengerjakan segala sesuatunya sendiri, karena gaji asisten rumah tangga mahal. 


Rumah ringkas tidak akan terwujud tanpa didahului oleh gaya hidup yang ringkas. Gaya hidup adalah kebutuhan yang berhubungan langsung dengan program ruang didalam rumah.

STRATEGI RUMAH RINGKAS

Sebuah rumah memiliki fungsi-fungsi yg mewadahi kehidupan didalamnya. Sebuah rumah konvensional memiliki ruang-ruang yang membagi aktivitas yg terjadi didalamnya. Contohnya ruang tamu untuk menerima tamu, ruang tidur untuk beristirahat, dapur untuk memasak dan ruang makan untuk makan.

secara garis besar strategi ini dibagi menjadi tiga bagian, yang pertama adalah bagaimana mereduksi kebutuhan ruang keluarga, hal ini dicapai dengan optimalisasi program dan hibrida program. yang kedua adalah mengurangi volume ruang hidup sampai titik yang esensial yaitu dicapai lewat antropometri. karena mungkin sebenarnya kita hidup dirumah yang jauh lebih besar dari yang sebenarnya kita butuhkan. setelah rumah tersebut ringkas dan berukuran kecil,   berikutnya adalah bagaimana ruang yang kecil tersebut menjadi nyaman untuk ditinggali.

1. Optimalisasi program
yang dimaksud dengan optimalisasi program adalah untuk membuang program-program yang sebenarnya tidak terlalu kita butuhkan atau sebenarnya fungsi dari program tersebut sudah tercakup dalam program lainnya.


2. Hibrida program
maksudnya dalah mengawinkan program, dapur, 


3. Antropometri
Ukuran-ukuran standar yang kita gunakan setiap kali merancang adalah sebuah generalisasi masal akan ukuran tubuh pengguna. Dengan menggunakan ukuran-ukuran antropometris dari setiap pengguna secara unik, akan mereduksi bangunan yang kita desain menjadi minimal dan sesuai dengan kebutuhan pengguna.

4. Kenyamanan Spasial
Ketika berbicara hanya tiga poin tersebut diatas, maka pemukiman kumuh langsung masuk kedalam kategori rumah ringkas. Yang menjadi poin tambah dari rumah ringkas adalah upaya untuk menjadikan hunian yang berkualitas ditengah keterbatasan. 
Kenyamanan Spasial berbicara tentang kualitas hubungan ruang, bagaimana membuat ruang yang kecil tapi tidak menghimpit penghuninya.